Purwokerto, 23 Juli 2026 – Kejaksaan Negeri Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar melalui Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (23/7/2026) di Aula Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Purwokerto ini mengangkat tema "Gak Perlu Nakal Biar Diakui: Cara Keren Menjadi Versi Terbaik Dirimu."
Dalam kegiatan tersebut, Jaksa pada Kejaksaan Negeri Purwokerto Febrianti Primaningtyas, S.H. dan Achmad Aris M., S.H., M.H. hadir sebagai narasumber untuk memberikan edukasi hukum kepada para siswa. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan tugas dan fungsi Kejaksaan, pentingnya membangun karakter yang berintegritas, bahaya kenakalan remaja dan perundungan (bullying), serta pentingnya bersikap bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Melalui penyampaian materi yang komunikatif dan interaktif, para narasumber mengajak para pelajar untuk memahami bahwa pengakuan dan prestasi tidak diperoleh melalui tindakan negatif, melainkan melalui sikap disiplin, integritas, serta perilaku yang mencerminkan nilai-nilai positif.
Antusiasme para siswa terlihat sepanjang kegiatan, khususnya saat sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan terkait permasalahan yang kerap dihadapi remaja, mulai dari pergaulan, penggunaan media sosial, hingga konsekuensi hukum dari tindakan yang melanggar aturan.
Program Jaksa Masuk Sekolah merupakan salah satu upaya Kejaksaan Negeri Purwokerto dalam menanamkan budaya sadar hukum sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar tidak hanya memahami aturan hukum, tetapi juga mampu membangun karakter yang kuat, berintegritas, serta menjadi generasi muda yang berprestasi dan berperan sebagai agen perubahan yang membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.

