PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL 2026 PENDOPO SI PANJI KABUPATEN BANYUMAS

Tentu, ini gaya penulisan berita yang formal namun tetap dikemas dengan narasi yang segar, dinamis, dan kekinian agar menarik untuk dibaca di media online maupun cetak:

BANYUMAS – Kepala Kejaksaan Negeri Purwokerto, yang diwakili oleh Kepala Sub Bagian Pembinaan, Bapak Isnan Ferdian, S.H., M.H., menghadiri Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026. Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Pendopo Si Panji, Kabupaten Banyumas, pada Rabu (20/5/2026) pagi. Kehadiran jajaran Kejari Purwokerto ini menegaskan komitmen kuat institusi kejaksaan dalam mendukung sinergi antar-lembaga demi kemajuan daerah.

Mengusung tema besar “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, momentum Harkitnas tahun ini dinilai memiliki urgensi yang mendalam. Peringatan kali ini menjadi alarm penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus merawat semangat persatuan dan nasionalisme. Di tengah hantaman arus modernisasi, masyarakat dituntut untuk lebih adaptif dan peduli terhadap berbagai tantangan baru di era digital yang kian kompleks.

"Semangat kebangkitan nasional harus terus menyala, terutama dalam menjaga kemandirian bangsa dan membentengi generasi muda dari dampak negatif disrupsi teknologi," ujar Isnan Ferdian di sela-sela kegiatan.

Suasana upacara semakin terasa emosional dan penuh kebanggaan saat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan penghargaan khusus kepada sejumlah anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Apresiasi tinggi ini dianugerahkan atas dedikasi dan pengabdian luar biasa mereka yang telah setia menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat selama lebih dari 30 tahun.

Langkah ini menjadi simbol nyata bahwa kontribusi sekecil apa pun di tingkat akar rumput merupakan fondasi penting bagi stabilitas negara. Melalui penghargaan ini, diharapkan loyalitas tanpa henti yang ditunjukkan oleh para anggota Satlinmas dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk tetap tulus mengabdi bagi lingkungan, bangsa, dan negara.