Pada hari Jumat, 19 Juni 2026, bertempat di Ruang Video Conference (Vicon) Kantor Kejaksaan Negeri Purwokerto, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Purwokerto, Onenta Sahid Nurcahyo Saputro, S.H., M.H. beserta jajaran mengikuti Rapat Pimpinan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Jawa Tengah secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi antar instansi yang tergabung dalam Satgas PASTI guna meningkatkan efektivitas upaya pencegahan dan penanganan aktivitas keuangan ilegal serta berbagai bentuk penipuan keuangan yang masih terjadi di wilayah Jawa Tengah. Selain itu, rapat juga membahas penetapan Program Kerja Satgas PASTI Tahun 2026–2027 sebagai langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Satgas dalam menghadapi tantangan di sektor jasa keuangan.
Rapat pimpinan ini menjadi forum penting untuk memperkuat kolaborasi, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah-langkah yang terintegrasi dalam rangka pencegahan dan pemberantasan aktivitas keuangan ilegal. Melalui kerja sama yang solid antar anggota Satgas PASTI, diharapkan pengawasan, penanganan, dan penegakan terhadap berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal dapat dilaksanakan secara lebih optimal, efektif, dan berkelanjutan.
Melalui koordinasi dan kolaborasi yang terus diperkuat, Kejaksaan Negeri Purwokerto berkomitmen mendukung upaya perlindungan masyarakat dari berbagai modus aktivitas keuangan ilegal dan penipuan keuangan. Sinergi antar instansi yang tergabung dalam Satgas PASTI diharapkan mampu mewujudkan ekosistem keuangan yang aman, sehat, terpercaya, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan yang legal dan berintegritas.
Jaksa Bawor:
Bersih, Akuntabel, Wicaksana, Optimal, Responsif.
Simpan sebagai format berita
Selesai berpikir selama 7s
Siap. Saya akan menggunakan narasi tersebut sebagai format berita untuk permintaan berita Kejaksaan Negeri Purwokerto ke depannya. Format yang akan saya gunakan meliputi:
Pembuka: Hari, tanggal, tempat, pejabat yang hadir, dan kegiatan yang dilaksanakan.
Isi: Latar belakang, tujuan, jalannya kegiatan, serta poin-poin penting yang dibahas.
Penutup: Makna, harapan, komitmen Kejaksaan Negeri Purwokerto, dan dampak kegiatan.
Penutup tetap:
Jaksa Bawor:
Bersih, Akuntabel, Wicaksana, Optimal, Responsif.
Untuk narasi media sosial, saya tetap akan menggunakan format yang sebelumnya Anda minta, yaitu:
Paragraf utama kegiatan.
Slogan "Jaksa Bawor: Bersih, Akuntabel, Wicaksana, Optimal, Responsif."
Bagian "Informasi lebih lanjut mengenai Kejaksaan Negeri Purwokerto" yang memuat Instagram @kejaripurwokerto, Facebook Kejari-Purwokerto, TikTok @kejaripurwokerto, X @kejari_pwt, dan website https://kejari-purwokerto.kejaksaan.go.id/.
Mulai sekarang, jika Anda meminta "buatkan berita", saya akan menggunakan format berita seperti contoh yang Anda berikan. Jika Anda meminta "buatkan narasi media sosial", saya akan menggunakan format media sosial yang telah menjadi preferensi Anda.
1000626489.jpg
Buatkan teks narasi beritanya
Opening Ceremony Karya Kreatif Serayu (KKS) X Banyumas Digifest 2026
Pada hari Sabtu, 20 Juni 2026, bertempat di Menara Teratai Purwokerto, Jaksa pada Kejaksaan Negeri Purwokerto, Achmad Aris Mugiandono, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Opening Ceremony Karya Kreatif Serayu (KKS) X Banyumas Digifest 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk sinergi dalam mendukung percepatan digitalisasi serta penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Banyumas Raya.
Acara ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, pelaku UMKM, akademisi, komunitas ekonomi kreatif, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Mengusung tema "Penguatan Sinergi dan Digitalisasi untuk Mengakselerasi UMKM Banyumas Raya yang Tangguh, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan", kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi dalam mendorong transformasi ekonomi daerah melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi digital.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut diperkenalkan berbagai program strategis yang berfokus pada peningkatan digitalisasi sistem pembayaran, pengembangan kapasitas UMKM, perluasan akses pasar, serta penguatan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM lokal sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi Banyumas Raya yang inklusif dan berkelanjutan.
Keikutsertaan Kejaksaan Negeri Purwokerto dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, lembaga keuangan, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi digital yang sehat, inovatif, dan mampu memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Jaksa Bawor:
Bersih, Akuntabel, Wicaksana, Optimal, Responsif.

