Dukung Jawa Tengah Bebas AIDS 2030, Kejari Purwokerto Hadiri Pertemuan Daerah KPA se-Jateng di Baturraden

PURWOKERTO – Kejaksaan Negeri Purwokerto menegaskan komitmennya dalam mendukung sinergitas lintas sektoral demi terciptanya kondusivitas sosial serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui kehadiran Kepala Subseksi Penuntutan, Eksekusi & Eksaminasi pada Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Purwokerto, Alfani Amalia Muhtar, S.H., dalam Pertemuan Daerah Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah Tahun 2026 yang digelar di Casa de Lani Resort & Convention, Baturraden, Kabupaten Banyumas, Rabu (23/9/2026).

Mengusung tema utama “ODHIV Sehat, Berdaya, dan Bermartabat”, forum koordinasi tahunan yang diselenggarakan oleh KPA Kabupaten Banyumas ini dihadiri oleh sekitar 250 peserta dari berbagai unsur instansi pemerintah, jajaran Forkopimda, tenaga medis, dunia usaha, hingga penggiat komunitas. Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Banyumas, Ibu Dwi Asih Lintarti, yang menekankan pentingnya kolaborasi komprehensif dalam deteksi dini, pendampingan berkelanjutan, serta pengikisan stigma dan diskriminasi bagi para penderita HIV/AIDS.

Suasana forum kian interaktif melalui spesial talkshow bersama jurnalis senior Andi F. Noya yang mengangkat subtema “Sinergi Lintas Sektoral Menuju Jawa Tengah Bebas AIDS 2030”. Pembahasan terfokus pada penguatan strategi bersama, tidak hanya dari sudut pandang intervensi medis, tetapi juga pelibatan aktif seluruh elemen masyarakat dan hukum guna memberikan perlindungan hak serta lingkungan sosial yang lebih inklusif dan humanis bagi ODHIV.

Keterlibatan aktif Kejaksaan Negeri Purwokerto dalam agenda strategis ini menjadi wujud nyata peran penegak hukum yang tidak terbatas pada penanganan perkara semata, melainkan turut hadir mengawal isu-isu sosial dan ketertiban umum. Kehadiran kejaksaan memastikan penanganan berbagai dinamika kemasyarakatan di wilayah hukum Kabupaten Banyumas senantiasa berjalan selaras dengan kepastian hukum, nilai kemanusiaan, serta keamanan yang terkendali.

Seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga sore hari tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Melalui momentum ini, Kejari Purwokerto terus memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergi antarlembaga guna memberikan pelayanan hukum yang profesional, berintegritas, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat luas.